Cafe Spiritual

Cafe Spiritual..

Seandainya aja temen2 mahasiswa/i muslim semua kompak bersatu padu saling tolong menolong saling asah asih, saling ajar mengajari……….wuah….pasti hebat banget deh.

Bisnis-nya maju, duit-nya buanyak, semua kerja…semua sholat, sholat-nya kenceng…..semua seneng.

Ujung2nya semua jadi adil makmur, gemah ripah loh jinawi…
Bahagia dunia akhirat, bahagia lahir dan bathin…..wuah3x.

Mungkinkah ini terjadi ?
Jawabnya : Mungkin dong !. Kalo kita semua mau.

Tapi kapan ya semua angan2 spt ini bakal terjadi ?
Hhhmmm….tergantung kita sendiri…Selanjutnya baca deh artikel ini sampe abis. Semoga usaha teman2 disana sukses dan maju pesat. Gusti Allah Tersayang berkati semua usaha halal mereka…

Sumber : Majalah Handphone. No:12. 15 April – 14 Mei 2004. Kolom: Intermezzo

Kafe yang satu ini punya konsep beda dari kafe kebanyakan. Mereka menerapkan konsep spiritual dan kekeluargaan tanpa melupakan profesionalisme dalam mengelola tempat usahanya. Uniknya lagi sebagian besar karyawannya mantan pecandu narkoba.

Dinginnya kota Malang nggak menyurutkan para mahasiswa untuk kongkow sambil menikmati lezatnya suguhan steak ala GAMA. Maklum aja, kafe ini letaknya cukup strategis. Tepatnya berada di belakang kampus Universitas Brawijaya Malang, Jl. Watugong nomor 13. Selain sajian steak, berbagai menu spesial seperti ayam goreng, burger, nasi goreng, bisa kita nikmati dengan harga super murah. Gimana nggak murah, satu porsi steak hanya dihargai Rp 11.000 perak. Padahal untuk steak selezat itu, nggak mungkin kita temui di kafe lain dengan harga super miring. Nah, untuk urusan yang satu ini, marketing managernya, Bachtiar, buka kartu. Katanya sih, kafe GAMA nggak pengen ngambil untung banyak,

” Dalam berbisnis, kami selalu ada sisi sosialnya. Itung-itung ngebantu mahasiswa. Makanya, menu-menu disini harganya pasti terjangkau mahasiswa,”

ungkap Bachtiar.

Suasana makin asyik, ketika alunan musik akustik mengalun yang dibawakan sekelompok seniman muda kota Malang. Lagu demi lagu terus mengalun dengan indahnya. Sesekali sang vokalis menawarkan kepada pengunjung untuk berpartisipasi menyumbangkan lagu atau sekedar baca puisi. Begitulah suasana di kafe Steak GAMA. Enjoy, komunikatif penuh keakraban.

Namun dibalik indahnya suasana dan ramainya pengunjung yang rata-rata mahasiswa, kafe GAMA memiliki konsep bisnis unik. Bener-bener unik karena jarang dimiliki pengelola kafe lainnya. Tengok aja konsep wirausahanya yang berlandaskan tolong-menolong serta profesionalisme. Konsep tersebut terus dilestarikan.

Makanya jangan heran, setiap Selasa malam dan Kamis malam selalu diselenggarakan pengajian dan dzikir.

“Setiap malam tersebut, kami tutup lebih awal sekitar ja 21.00. Kegiatan kafe, kami sulap untuk pengajuan dan dzikir,”

ungkap manta aktifis pers mahasiswa ini menjelaskan.
Bahkan setiap bulannya, karyawan Grup GAMA, diberi kesempatan untuk mengikuti i’tikaf atau suluk (perenungan spiritual yang biasa dilakukan pengikut Tariqat Naqsyabandiyah) selama 10 hari di Surau Baitul Amin, Bogor, Jawa Barat. “Karyawan disini semuanya penganut ajaran Tariqat Naqsyabandiyah,”

jelas Bachtiar penuh bangga.

Konsep bisnis lainnya yang patut ditiru, adanya pos dana untuk sedekah sebanyak 10 persen yang diambil dari laba perusahaan dan gaji karyawan.

” Pos sedekah tersebut, kami kelola untuk membangun pondok pesantren dan pendidikan Islam lainnya, ”

tutur Ardiansyah Aidil Arif, punggawa lainnya Grup GAMA. Konsep kekeluargaan pun tak lupa mereka terapkan. Setiap orang yang tergabung dengan Grup GAMA, sudah dianggap sebagai keluarga sendiri. Salah satu kegiatan untuk menjalin eratnya hubungan kekeluargaan, setiap malam, sehabis kafe tutup, baik pimpinan maupun karyawan biasa, selalu mengadakan makan malam bersama. Kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya’ berjamaah. Nggak hanya itu, para karyawan pun ditampung dalam satu atap. Sampai-sampai untuk kebutuhan pribadi, seperti nikah, biaya sekolah anak, semuanya ditanggung oleh perusahaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s