” Celana Dalem – CD “

Something different to ponder:

Berada didalam bukan berarti menjadi tidak berarti….”  

tapi salut lho ada orang yang kepikiran untuk mikirin celana dalem atao (CD)  :-)

Sebetul-nya sih ini cerita lama tapi masih lumayan buat di-ambil hikmahnya bagi temen2 yg kebetulan belum pernah membaca cerita ini. Ngomong-ngomong elu-elu orang pake CD gak sekarang ?  

Tanya : Apa bedanya antara Celana Dalem dengan Tenaga Dalem hayoo ?.  Jawab : Untuk memakai Celana Dalem HARUS dan PERLU memakai Tenaga Dalem, sedangkan untuk memakai Tenaga Dalem boleh pake Celana Dalem boleh juga enggak !!!. Gak percaya tanya bapak deh. He-he-he gondal gandul dong….Biarin aja, Mau nggondal kek, mau nggandul kek. Emang Gue Pikirin…Semau Gue dong.  Gue kan udah ….🙂

Nasihat Seorang Ibu tentang Celana Dalam

Di-sebuah acara televisi, saya  melihat seorang yang sedang terjatuh dari ketinggian ratusan meter, tafi bukan soal nyawa yang fertama kali dia ingat dan dia Fikirkan, tafi celana dalam yang di-fakai-nya. Orang yang sedang bertaruh dengan maut ini merasa bersyukur bahwa selama ini ia selalu meng-amal-kan nasihat ibunya tersayang tentang celana dalam. 

” Pakailah selalu CD yang baik dan bersih. Ini penting jika suatu hari kau terpaksa harus menghadapi kejadian yang tak di-ingin-kan,”   begitu nasihat sang ibu Tersayang-nya, Mak Erot. Dan Mak Erot ini benar, gak pernah beliau salah pijit barang sekali-pun. Kalau salah pijit bisa melejit.

Mau-kah ? 

Ketika para tenaga medis mulai berdatangan menolong dan menelan-jangi-nya untuk memeriksa kaki-nya yang patah dan kemudian meng-operasi-nya, orang ini bersyukur, bahwa ia masih konsisten me-matuhi nasihat sang ibu; memakai celana dalam yang bersih dan bagus. Ka-rena bahkan didalam keadaan terburuk sekali-pun, orang masih perlu memelihara kehormatan-nya ( wah…betapa ter-hormat-nya si-ANU itu ya….).  Apa jadinya jika yang ia kenakan adalah jenis CD yang sudah molor kolor-nya, sudah meranggas di-sana-sini, kuning-kuning iiiihhh…Bau Dong Yang.

Orang ini pasti akan menanggung derita tiada akhir dua kali sehari. Sudah jatuh, kena aib lagi. Celana dalam memang sering kita remehkan cuman gara-gara letak-nya didalam sono, diujung kulon, di-daerah bebas becak. Becak bebas jalan-jalan disono. Tapi penumpang-nya ya…paling-paling cuman badak bercula satu, harimau Jawa itu-pun kalau belum punah. 

Saya pernah punya temen yang begitu kepingin banget belajar yoga – meditasi. Suatu hari, dalam suatu perjalanan rombongan, kami bertemu dengan seorang guru yoga yang berjanji akan mengajari kami langsung begitu kami tiba di-hotel nanti.

Tak hanya kami, sang murid yang bersemangat, tetapi guru ini-pun jauh lebih bersemangat lagi. Saking semangat-nya, sehingga saat itu juga, begitu tiba di-hotel kami, sang-guru langsung meminta kami, calon murid-murid-nya untuk melepas seluruh pakaian kami, kecuali yang satu itu – CD-kami -, celana dalam-kami. Nah lho… Suasana kemudian jadi tegang banget-banget. Sang murid yang semula amat bersemangat belajar yoga kini jadi terpaku agak lama mendengar permintaan guru-yoga kami yang rada-rada aneh., barangkali dia anu ya. Pasti dia ini itu deh. Padahal sih enggak. Tapi guru ini sudah terlanjur bersemangat. Ia meminta dan terus meminta agar kami-kami ini segera menuruti permintaan-nya, sementara kami, si-murid masih ngotot berdiam diri saja, bengong.

Adakah minat kami-kami tentang yoga redup tiba-tiba? 

Ternyata tidak…tidak, tidak tuh !!!.  Kawan saya kebingungan setengah mati karena ia memakai celana da-lam yang keliru, sudah kumal dan tua, dengan bentuk yang sudah el-kondor pasa, perfectly kondor and also bolong-bolong disana-sini. Dan ketika ia dengan berat hati dan terpaksa membuka seluruh pakaian-nya, peristiwa ini akan menjadi sejarah terpenting dalam hidup-nya karena sanggup membuat seluruh ruangan tergelak-gelak, terbahak-bahak bersama-sama, atau-pun malahan berbisik-bisik and senyum-senyum sendiri dan ditahan-tahan pula. Walahualam.

Pasti-lah pengalaman pahit seperti ini mustahil ia lupa-kan begitu saja. Betul nggak ?. 

Bagi Anda kaum HAWA ilustrasi berikut ini penting sekali untuk di-simak dan di-ingat seumur hidup. Cerita ini terjadi di-waktu masa remaja saya, ketika seluruh anggota gerombolan kami sedang jatuh cinta secara massal kepada cewek yang sama. Di-dalam komunitas kami, cewek itu begitu cuantik-nya sehingga menyihir kami semua. Kami ber-saing sengit memperebutkan cinta-nya, tapi agak-nya kemalangan ha-rus menghampiri kedua belah pihak hanya karena gara-gara CD sialan yang pernah suatu ketika dia pakai. Ternyata sesal kemudian tiada berguna, memang. 

Suatu hari, salah seorang di-antara kami, karena begitu keras nafsu-nya mendekati cewek ini, sampai bisa mendapatkan keberuntungan sbb ; di-sebuah kesempatan ia berdiri tepat di-sebelah cewek yang tengah duduk, dan dia bisa melihat dengan jelas celah di-pinggang wanita cantik ini bentuk celana dalam-nya yang sudah demikian merana. Sabuk elastik-nya telah hancur total. Elastik itu di-gambar-kan oleh si-kawan yang kurang ajar ini sudah seperti laju ombak pantai selatan, bergelombang dan begitu buruk-nya.

Apalagi jika bandingan-nya adalah kecantikan dari seorang wanita yang selama ini membuat kami semua tergila-gila. Malahan ada temen kami yang jadi gila beneran, gara-gara cinta-nya ditolak oleh-nya.

Semenjak itu pamor wanita cantik ini redup, sirna, punah seketika. Jika dia melintas didepan kami-kami, bukan lagi ke-cantikan-nya yang menggoda melainkan kenangan terhadap celana dalam-nya yang molor itu, yang kami inget sampai akhir hayat.

Gunjingan segera menyebar luas kemana-mana, apalagi sudah lama popularitas cewek ini selalu di-tanggapi dengan penuh iri dengki dan benci setengah mati oleh lawan-lawan politik-nya dari partai yang berbeda..  

Secara pribadi, saya sendiri menyesal, kenapa ada wanita secantik SAMPEYAN, secantik KAMU masih mau menyimpan and memakai CD yang seburuk itu.

Aneh tapi nyata kan ?.

Kadang-kadang, kita memang tidak pernah mau menghormati CD yang karena letak-nya nun jauh di-dalam sono. Gak keliatan dari luar, kecuali kalo ELU Orang nungging atau kalo Elu titik-titik.

Udah ah…Emang Gue Pikirin tapi aneh-nya gue mikirin terus tuh. Kenapa SUPERMAN pake celana dalem-nya diluar ya ?.

Jangan2 dia udah….  Salam Sayang. Semoga elu-elu orang pake CD yang bersih, gak side A-Side B .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s