” Arti Huruf Laam “

“ Bismillah Hir Rahman Nir Raheem “

(Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang)

Segala puja dan puji hanya untuk Allah semata.

sumber : http://www.meem.freeuk.com.

Arti Laam – dalam Huruf Arab

Pendahuluan

Huruf Arab Laam = huruf latin L dalam alphabet.
Posisi huruf Laam di-dalam satuan karakter huruf Arab berada pada urutan yang ke-23 . Huruf Hijaiyah dalam bahasa Arab berjumlah total 30 huruf (28 huruf plus Laam Alif dan Hamzah).

Alif urutan 1, Ba = 2, ta = 3, Tsa = 4. Laam = 23, Laam Alif = 28, Hamzah = 29 dan terakhir Ya = 30.

Disamping urutan huruf dari 1 – 30 huruf Arab juga mempunyai Nilai Numerikal. Misal-nya huruf Alif urutan-nya = 1 dan NIlai Nimerikal-nya = 1 huruf Ba urutan = 2 Nilai Numerikal-nya = 2 dan huruf Laam urutan-nya = 23 Nilai Numerikal-nya = 30.

Didalam satuan karakter numerik atau Abjad dalam alphabet Latin atau Inggris, Laam atau L adalah urutan huruf yang ke-12. A urutan ke-1, B = 2, C = 3, L = 12 dst sampai Z = 26.
Huruf alphabet Latin – Inggris tidak mempunyai Nilai Numerikal.

Pada artikel ini Penulis berusaha untuk mencoba menjelas-kan kepada Anda para pembaca tentang nilai atau arti spiritual yang terkandung di-dalam huruf Arab – Laam.

Huruf-Laam

Huruf Laam adalah merupakan salah satu dari huruf-huruf Muqattaat. Huruf Muqattaat adalah huruf yang digunakan sebagai huruf pembuka dalam Surat-Ayat Al-Quran.

Huruf Laam di-dalam Al-Quran telah digunakan sebanyak 13 kali sebagai huruf Muqattaat, begitu pula hal-nya dengan huruf Alif.

Berapa sih jumlah huruf Muqattaat yang ada dalam huruf alphabet bahasa Arab ?

Kami mempunyai 14 huruf Muaqattaat dengan Nilai Numerikal sebagai berikut :

(1). Alif , Nilai Numerikal-nya = 1,
(2). Ha = 5,
(3). h = 8,
(4). Th = 9,
(5). Y = 10,
(6). K = 20,
(7). L= 30,
(8). M = 40,
(9). N = 50,
(10). S = 60,
(11). Ayn = 70,
(12). Sh = 90,
(13). Q = 100,
(14). R = 200.

Jumlah Nilai Numerikal dari huruf Muqattaat = 1 + 5 + 8+ 9+ 10+ 20+ 30+ 40+ 50+ 60+70+90+100+200 = 693.

Apabila Nilai Numerikal dari huruf-huruf Muqattaat ini kita sederhana-kan, maka 693 = 6 + 9 + 3 = 18.

Kita tau dari penjelasan dalam Chapter yang sebelum-nya, pada penjelasan tentang huruf Ba, pada kata – kalimat Bismillah yang merupakan kata kunci bagi kita ciptaan-NYA untuk menuju Surga.

Al-Quran adalah merupakan buku yang berisi petunjuk dan komunikasi antara Allah sang pencipta dengan ciptaan-NYA.

Al-Quran adalah alat komunikasi dengan Allah. Semua komunikasi bisa dilakukan dengan kata-kata yang di-ucapkan (lisan) mau-pun dengan kata-kata yang tidak di-ucap-kan atau kata-kata yang tertulis.

Bahasa tanda, bahasa tubuh atau bahasa sandi yang biasa dan lazim di-perguna-kan oleh orang-orang tuna-rungu (bisu) adalah merupakan bahasa tertulis. Dalam berkomunikasi kita bisa melakukan-nya melalui lisan dengan lidah, dengan mulut kita atau-pun dengan bahasa isyarat. Tetapi selain itu terdapat juga cara lain dalam berkomunikasi yaitu komunikasi yang jauh lebih canggih yang di-lakukan melalui pikiran.

Di-abad sekarang ini komunikasi sangat penting sekali arti-nya dan juga sangat di-tekan-kan kegunaan-nya, melalui telephone, handphone, satelit dan Internet – dunia maya.

Komukasi pertama yang kita pelajari dimasa kecil, di-masa kanak-kanak adalah komunikasi dengan melalui mulut-atau lidah kita, komunikasi melalui lisan. Malaikat Jibril-pun sewaktu mengajar membacakan Al-Quran kepada Nabi Muhammad, Beliau juga me-lakukan-nya secara lisan, bukan dengan tertulis (Masih ingat kah Anda ? Jibril menyuruh Nabi Muhammad untuk Iqra, bacalah !
Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan menulis pada saat itu).

Kemudian Nabi Muhammad mengajar-kan Al-Quran kepada komunitas-nya juga secara lisan, dan kemudian surat-surat dan ayat-ayat Al-Quran lalu dicatat oleh para pengikut-nya / para-sahabat-nya yang kemudian lalu di-buku-kan menjadi Al-Quran yang kita kenal hingga saat ini.

Masyarakat baru komunitas Muslim pada zaman Nabi Muhammad biasa mendengarkan Al-Quran yang dilantun-kan dengan suara yang sangat indah dan merdu secara lisan–oleh lidah Nabi Muhammad yang telah diberkati oleh Allah.

Lidah – Lisaan

16. La tuharrik bihi lisanaka litaAAjala bih
17. Inna AAalayna jamAAahu waqur-anah
18. Fa-idhza qoranahu fattabiAA qur-anah
19. Tsumma inna AAalayna bayanah

16. Jangan-lah kamu gerak-kan lidah-mu untuk (membaca)
Al Qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasai)-nya

17. Sesungguh-nya atas tanggungan
Kami-lah mengumpulkan-nya (di-dada-mu) dan (membuat-
mu pandai) membaca-nya.

18. Apabila Kami telah selesai membacakan-nya maka ikuti-lah
bacaan-nya itu.

19. Kemudian, sesungguh-nya atas tanggungan Kami-lah
penjelasan-nya. [Quran: Al Qiyamat Surah 75]

Kata – Lisan yang kita-ucap-kan melalui lidah kita sendiri adalah suatu komplimen atau pelengkap terhadap pendengaran-telinga kita.

Lidah mempengaruhi pendengaran kita. Pendengaran mempengaruhi jiwa kita. Sedangkan jiwa kita mempengaruhi jasad badan tubuh kita secara keseluruhan. Jadi setiap kata yang di-ucapkan akan mempengaruhi orang yang mendengarkan-nya. Akan tetapi pengaruh yang dalam dan tak terlupakan terhadap pendengarnya biasanya adalah kata-kata yang kasar yang sangat menyakitkan hati. Walau-pun bisa saja kata-kata yang baik juga berpengaruh pada pendengar-nya. Kata-kata yang baik dan kata-kata yang kasar, keduanya bisa dan sangat mungkin mempengaruhi pendengarnya.

Sewaktu seorang Qori yang berbakat melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran dengan sangat merdunya , maka tanpa terasa air mata-pun mulai bercucuran keluar begitu saja tak ter-tahan-kan dari mata para pendengarnya.

Kecuali sampeyan gak punya perasaan, gak tau diri, ndablek plus gak tau dan gak mau tau, males gak mau blajar. Belajar mbaca Al-Quran, mau enaknya aja, maunya cuman naek ke-SURGA, Surga yang paling tinggi lagi. ..he-he-he maaf ya jangan marah dong !.

Jadi lidah kita yang kecil mungil kayak gini ini yang nyangkut di-dalam mulut kita-kita ini, bisa digunakan untuk me-lantun-kan ayat-ayat suci Al-Quran dengan syahdu dan merdu. Kalo kita bisa mbaca Al-Quran lho.

Disamping itu ternyata si-lidah kecil itu selain juga bisa diguna-kan untuk mengucapkan kata-kata yang baik-baik dan yang enak di-dengar, BELIO juga bisa dipakai untuk mengeluarkan kata-kata kasar yang sangat menyakit-kan hati siapa saja yang mendengar-kan-nya.

Nah karena itulah, maka dari sudut manapun juga kita me-mandangnya, LIDAH Gak bakalan keliatan..Kecuali dia atau sampeyan yang punya LIDAH, melet kayak LIDAH-nya Mick Jagger yang pernah populer di-bikin sticker di-tahun 70’an, yang sering di-tempelin di-motor, di-mobil, di-jaket atau di-tembok kamar-kamar anak-anak muda-ABG pada saat itu.

Inget gak lu ?

Pernah jadi anak muda kan ?

Atau sampeyan belum lahir saat itu ?

No problem.

Sang lidah kecil mungil yang kata-nya, kata-orang tidak bertulang itu, ternyata BELIO juga merupakan suatu instrumen yang sangat tajam, kejam kadang-kadang malah bawel binti sangat gawat banget-banget. Jadi harus sangat ekstra hati-hati banget bila kita menggunakan BELIO-nya.

Pernah denger gak kalao ada anak-anak kecil yang suka nyanyi : “ Hati-hati gunakan mulut-mu ha-ha-ha….Hati-hati gunakan tangan-mu bla-bla-bla…”

Lalu, ada orang-orang yang kalo ndengerin orang ngomong selalu salah…selalu salah denger, salah kaprah, karena telinga, kuping mereka tertutup oleh hijab.

Sebaliknya ada juga orang-orang yang selalu salah omong, salah ucap…kata-kata yang keluar dari mulutnya dari lidahnya selalu salah..Apa-pun yang mereka katakan selalu salah..yah ini karena lidah-lidah mereka tertutup oleh hijab. Ini adalah hal yang penting yang perlu diperhatikan oleh kita semua. Hal ini bisa terjadi karena lidah…lidah kita,

Lidah adalah alat untuk menyampaikan pesan-pesan suci dari Al-Quran.

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي
يَفْقَهُوا قَوْلِي

25.Qola rabbiishroh li sodrii
26.Wayassir lii amrii
27.Wahlul uqdatam mil lisaanii
28.Yafqohuu qowlii

25. Musa Berkata (berdoa) : “Hai Tuhan-ku, lapangkan-lah bagi-ku dada-ku.

26. dan mudah-kan-lah bagi-ku pekerjaan-ku,

27. dan buka-kan-lah ikatan dari lidah-ku,

28. Agar supaya mereka me-mahami ucapan-ku,
[Quran: Ta Ha Surat 20]

Lidah juga-lah yang sering-kali dipakai untuk mengutuk orang lain atau untuk mencaci maki.

Brengsek lu !!!, sialan lu !!!, Awas lu !!!. Mampus lu !!! dan lain-lain yang brengsek-brengsek dan sebangsa-nya, bangsa setan bangsa Jin yang jahat-jahat dan jelek-jelek deh.

Lu’inal ladziina kafaruu min banii isra-iila Alaa lisaani daawuuda wa iisabni maryama dzalika bimaa Ashaw wakaanuu ya taduun.

78. Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa putera Maryam. Yang demikian itu, di-sebab-kan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.
[Quran: Al Maida Surat 5]

Dan lidah juga merupakan alat yang bisa melindungi diri-kita dari setan seperti yang telah Allah katakan di-dalam 4 Surat yang dimulai dengan kata – “ Qul “ yang ber-arti “ katakan-lah “. Ke-empat surat itu adalah :

1 Al Kafiroon Surat 109
2 Al Ikhlas Surat 112
3 Al Falaq Surat 113
4 An Nas Surat 114

Jika kita sering-sering mem-baca ke-4 Surat tersebut diatas atau kita sering membaca Surat lain di-dalam Al-Quran misal-nya saja seperti Surat Ayat ul Kursi (Surat 2 Ayat 255), maka Allah akan me-merintah-kan para malaikat-nya untuk melindungi siapa saja termasuk sampeyan yang suka membaca Surat-surat tersebut.

Penggunaan BELIO (lidah tak bertulang) yang paling baik dan paling bagus adalah apabila BELIO sering-sering dipake untuk ber- ZIKIR, memuja-muji nama Allah. Gusti Allah Tersayang.

Siapa-pun dia yang suka ber-ZIKIR kepada Gusti Allah Tersayang setiap hari, setiap waktu, setiap saat dimana saja and kapan saja, maka Gusti Allah Tersayang akan menciptakan malaikat untuk memintakan maaf, ampunan kepada sampeyan atau kepada anybody, anyone, everybody – siapa saja yang suka ber-Zikrulllah, ber-ZIKIR hanya un-tuk Allah, Gusti Allah Tersayang semata-mata bukan untuk yang lain.

Nah tunggu apa lagi lu ?
Tsunami lagi ?
Bencana alam lain lagi ? Hah ?.

Mangka-nya mulain sekarang, saat ini detik ini juga mulailah kalian, sampeyan semua-nya ber-Zikir-ria sebanyak mungkin. Bisa rame-rame atau sendiri-sendiri kita muliakan nama Gusti Allah Tersayang. Sebelom kiamat. Sebelon kita-kita ini pada expired. Suka atau tidak, kita semua pasti akan MamFuz baik sendiri-
sendiri maupun rame-rame, hiiy serem ya.

Huruf LAAM sebagai huruf MUQATTAAT

Huruf Laam telah digunakan 13 kali sebagai huruf Muqattaat. Setiap kali huruf Laam muncul sebagai huruf Muqattaat maka pasti selalu di-dahului oleh huruf Alif. Huruf Laam telah digunakan didalam berbagai kombinasi (13 x) sbb :

Jumlah Penggunaan :

1. Surat 2 Al Baqara – Alif Laam Meem
2. Surat 3 Al Imran – Alif Laam Meem
3. Surat 29 Al Ankabut – Alif Laam Meem
4. Surat 30 Ar Room – Alif Laam Meem
5. Surat 31 Luqman – Alif Laam Meem
6. Surat 32 As Sajdat – Alif Laam Meem

7. Surat 10 Yunus – Alif Laam Ra
8. Surat 11 Hud – Alif Laam Ra
9. Surat 12 Yusuf – Alif Laam Ra
10. Surat 14 Ibraheem – Alif Laam Ra
11. Surat 15 Al Hijr – Alif Laam Ra

12. Surat 7 Al Aaraf – Alif Laam Meem Saad

13. Surat 13 Ar Raad – Alif Laam Meem Ra

Sejak huruf Alif selalu mendahului huruf Laam, maka kunci-nya adalah Alif dan Laam, dimana jumlah Nilai Numerikal dari kedua huruf tersebut adalah

Alif + Laam = 1 + 30 = 31.

Kedua huruf ini (Alif dan Laam) telah 13 kali muncul sebagai huruf Muqattaat.

Angka 13 disini merupakan MIRROR (bayangan-kebalikan) dari jumlah Nilai Numerikal dari huruf Alif dan Laam yaitu 31.

Dan untuk gampang-nya aja untuk kita-kita yang lagi baca artikel ini, huruf Alif dan Laam telah digunakan sebagai huruf Muqattaat di-dua surat yaitu Surat no.13 dan Surat no.31.

Surat 13 nama-nya Surat Ar Ra’du (Petir) dan
Surat 31 nama-nya Surat Luqman.

Hal yang menarik dari kedua Surat ini ialah

Surat 13 mempunyai 43 Ayat

sedang-kan

Surat 31 mempunyai 34 Ayat.

Jadi jika saja kita sering-sering membolak-balik-kan halaman Al-Quran, maka kita pasti (belum tentu juga ya), kita akan menemukan:

Tsunami ?.

Bencana Alam ? sbb

Walaw anna qur-anan suyyirat bihi jibalu aw quttiAAat bihil-ardu aw kullima bihil mawta bal lillahil-amru jamii’an afalam yay-isil ladziina amanuu alaw yashau llahu lahadan naasa jamiiAAw wala yazalul lladziina kafaruu tusiibuhum bima sanauu qariAAatun aw tahullu qariiban min dariihim hatta yatiya wadu llahi inna llahu la yukhliful mii’aad

31. Dan sekira-nya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat di-goncang-kan atau bumi jadi terbelah atau oleh karena-nya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu-lah Al Quraan itulah dia).

Sebenar-nya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah.
Maka tidak-kah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandai-nya Allah menghendaki (semua manusia beriman),
tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semua-nya.

Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana di-sebab-kan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datang-lah janji Allah.

Sesungguh-nya Allah tidak menyalahi janji.

Dapat juga ayat ini diartikan:

“Dan sekira-nya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan membaca-nya gunung-gunung dapat di-goncang-kan atau bumi jadi terbe-lah atau oleh karena-nya orang-orang yang sudah mati dapat bicara (namun mereka tidak juga akan beriman).
[Quran: Ar Ra’du Surat 13]

Ayat 31 surat 13 ini berhubungan dengan Surat 2 Ayat 73

Wa-ith qataltum nafsan faddaratum feeha wallahu mukhriju ma kuntum taktumoon

72. Dan (ingat-lah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkap-kan apa yang selama ini kamu sembunyi-kan.

Faqulna idriboohu bibadiha kathalika yuhyee llahu lmawta wayureekum ayatihi laAAallakum taAAqiloon

73. Lalu Kami berfirman: “Pukul-lah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu !”

Demikian-lah Allah meng-hidup-kan kembali orang-orang yang telah mati, dam memperlihatkan pada-mu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti [64].

[64] Menurut jumhur mufassirin ayat ini ada hubungan-nya dengan peristiwa yang dilakukan oleh seorang dari Bani Israil. Masing-masing mereka tuduh-menuduh tentang siapa yang melakukan pembunuhan itu. Setelah mereka membawa persoalan itu kepada Musa a.s., Allah menyuruh mereka menyembelih seekor sapi betina agar orang yang terbunuh itu dapat hidup kembali dan menerangkan siapa yang membunuh-nya setelah
dipukul dengan sebahagian tubuh sapi itu.
[Quran: Al Baqara Surat 2]

Bagian dari tubuh sapi yang mana yang dipakai untuk memukul mayat itu ?

Atau dengan kata lain ,

Bagaimana cara-nya supaya orang itu mau bicara ?

Dengan lisan-dengan lidah-nya.

Sekarang jika kita liat pada Surat lain-nya yaitu Surat no, 31 ayat 13.

Wa-ith qala luqmanu liibnihi wahuwa yaAAithuhu ya bunayya la tushrik billahi inna shshirka lathulmun AAatheem

13. Dan (ingat-lah) ketika Luqman berkata kepada anak-nya,
diwaktu ia memberi pelajaran kepada-nya:

“Hai anak-ku, jangan-lah kamu mempersekutu-kan Allah, sesungguh-nya mempersekutu-kan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. [Quran: Luqman Surat 31]

Bagaimana cara-nya menyembah Allah ?

Dengan Lidah.

Hal lain yang menarik dari Ayat 13 ini adalah bahwa ayat ini adalah ayat yang pertama-kali dalam Surat no.31 dimana kata-kata seseorang di-catat dalam Al-Quran.

Dalam hal ini adalah kata-kata Luqman, ya kata-kata Luqman sendiri yang dicatat dalam Al-Quran.

Biasa-nya kan di-dalam Al-Quran Allah yang berkata bahwa bla-bla-bla, bukan orang lain.

Lidah dan kata-kata adalah merupakan pemberian-anugerah dari Allah, karena-nya kita harus-lah menggunakan-nya, menggunakan lidah kita, mulut kita hanya untuk memuji dan
memuja hanya kepada Allah saja dan berbicara yang baik-baik saja kepada orang lain., kepada siapa saja, siapa-pun dia, tanpa pilih-pilih bulu.

Jaga hati-mu, jaga juga mulut-mu jaga lidah-mu baik-baik. Jangan suka omong jorok-jorok, omong kotor-sampah, omong jahat, omong-an yang menyakit-kan, sombong, dusta dan lain-lain yang jelek-jelek.

Stop talking nonsense, pray and pray more and more each day…….cause we love you Gusti Allah Tersayang. Hug me ! Gimme big hug very BIG hug with the light of your LOVE.

Satu lagi yg tidak kalah penting dari arti huruf Laam ini adalah tentang Malaikat sbb :

Empat malaikat Penting

Empat malaikat penting yang bertugas mengurusi urusan duniawi adalah :

• IsrafeeL,
• JibraeeL,
• MikaeeL dan
• AzraeeL.

Hal yang menarik disini ialah bahwa ke-empat nama malaikat ini semuanya berakhir dengan huruf Laam ( ). Ke-empat malaikat ini adalah para komandan dari para malaikat lain-nya yang bertanggung jawab penuh atas tugas-tugas penting yang diberikan oleh Allah didunia ini.

Jika kita liat nama2 dari ke-empat malaikat, kita ketahui bahwa :

Nama malaikat Israfeel diawali dengan huruf Alif
Nama malaikat Jibraeel diawali dengan huruf Jeem
Nama malaikat Mikaeel diawali dengan huruf Meem
Nama malaikat Azraeel dimulai dengan huruf Ayn

Jika kita jumlahkan nilai numerical dari huruf awal dari nama ke-empat malaikat tsb kita akan mendapatkan jumlah 114 :

Alif (= 1) + Jeem ( = 3) + Meem ( = 40) + Ayn ( = 70) = 114

Angka 114 ini sesuai atau persis banget dengan jumlah surat-surat yang ada dalam Al-Quran yang suci ini, yaitu 114 surat dari mulai Al-Fatihah surat 1 sampai dengan Surat 114 yaitu surat An Naas.

Semoga Allah dan Rasulnya memberkati kita dan menunjuk-kan kita jalan untuk mencapai jiwa yang tenang – Nafsu Mutmainnah Ameen.

Kesimpulan

Lidah diciptakan hanya untuk memuja dan memuji Allah saja.
Oleh karenanya kita harus menggunakan hanya untuk itu saja,

Lidah adalah alat yang bisa membuat manusia diberkati oleh Allah. Kita harus gunakan lidah hanya untuk itu saja, yaitu hanya untuk memuja dan memuji-NYA.

Dunia ini adalah tempat bagi kita untuk memohon ampunan dari Allah melalui lidah kita, dimana nanti di-hari akhir, di-hari kiamat , mulut kita akan terkunci rapat dan anggota badan kita yang akan memberikan kesaksian mengenai baik buruknya tingkah laku kita selama hidup didunia ini.

Semoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan kita semua!. Ameen.

10 responses to “” Arti Huruf Laam “

  1. Assalamu’alaikum,
    wah bagus lho..
    tulis terus yaa

    Wassalam,

  2. Terima kasih.

    Salam.

  3. terima kasih tlah memberi aku seatu mana hidup di dunia ini.

  4. saya suka sukses slalu” I LOVE QURAN”

  5. wah keren2… iya tu betul2..tulis terus artikel yg beginian….kadang aku jg prihatin,umur uda tua gini ru baca ilmu tentang itu… tu ja masih bingung kok numerikalnya bs segitu yg 200 dpt dr mana y?? hehehe

  6. Tari,

    Utk tau numerical value liat abjad table di-buku Ayn Al Miftah – Prof Dr. KM Ghouri

  7. apa makna kata2:
    “duduklah kamu dimana km duduk berdirilah kamu dimana kamu berdiri,,

    ntu ap ada hubungannya ama huruf,,
    makasi.

  8. apakah anda yakin perkataan anda di atas.?
    dab apakah anda telah mendalami kitab kuning…..?
    apa anda hanya baca dari buku2 yang ada di perpus, toko buku…?

    hati-hati membuat informasi tentang islammmmmm…!!!!!!!!!!!!!

  9. AlQur’an bagi orang yang berfikir dan sangat berminat untuk mengetahui isi kandungan di dalamnya, bila seseorang menemukan sesuatu karena mereka ingin mengetahuinya adalah hasil dari usahanya sendiri maka Allah membukakan RahasiaNya untuk dirinya sendiri,bila disampaikan kpd orang lain terserah bagi yang membacanya mau diikuit atau tdk tergantung kadar ilmu yang menerimanya …yang jelas bagi yang punya blog ini dia mampu menemukan rahasia dibalik huruf2 di dalam Alqur’an itu dan hal tsb membuatnya yakin akan kebenaran kallam Allah dan dimana letak kesalahannya ? kalaulah semua orang muslimin mau mmbuka kitabnya sendiri, dan tidak menerima saja informasi yang mereka terima itu akan lebih baik buat diri sendiri. Orang yang mencari petunjuk dari sumber Alqur’an dan hadist dengan cara berfikir apasih Alqur’an ini baik wahyu maupun susunana abjad dan jumlah bilanga akan mendapatkan apa yang dicarinya dan berbeda dengan orang yang menunggu petunjuk dapat juga tapi lamaaaaaaaaa, dan itu adalah pilihan silahkan.
    Dan abjad dan bilangan itu jangan dikaitkan dengan mistis jauuuuh dia hanya sebagai sarana untuk membuktikan bahwa Kallam Allah itu benar dan akhirna akan menambah keimananan terhadap Islam itu sendiri bagi pemeluknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s